Well. i just want to criticize amiriki sirikit.. Sebuah negara yang mengaku sangat menjunjung tinggi hak asasi manusia, menentang penjajahan blahblahblah ternyata mengakui kalau dia sebetulnya mendapatkan bintang terakhir di benderanya dengan cara ‘aneksasi’…
Liliuokalani (Lydia Liliʻu Loloku Walania Wewehi Kamakaʻeha-a-Kapaʻakea), seorang ningrat chubby menjadi tumbal hanya untuk melihat kerajaannya dicaplok amiriki sirikit. Trus apa dong kerajaannya itu Mir? Kaledonia baru? BUKAN! Cayman Island? BUKAN!. Tapi Mokuʻāina o Hawaiʻi alias HAWAIII yang terkenal sama tarian hula-hula, rok rumbai dan cewek2 dengan kulit terbakar matahari (^_^). Aloha.. Aloha…
Ah, jadi ngaco ni si mirwan.. Padahal pengen nulis ini cuma gara-gara habis baca buku pelajaran sejarah SMA dari Amrik, malah ngaco kemana-mana. Ya, dalam buku sejarah itu, dituliskan secara jelas bahwa amiriki sirikit mencaplok Hawaii supaya bisa jadi negara bagiannya yang ke 50 (walaupun ini baru terjadi pada tahun 1959).
Jadi ceritanyaaa, dulu ni kepulauan Hawaii itu penghasil gula, n di Amerika gula impor dari Hawaii ni sangat terkenal. Nah, karena popularitas gula asal Hawaii yang merangkak naik, makanya akhirnya Amerika menerapkan tariff impor yang tinggi, khususnya buat ni gula asal Hawaii. Petani-petani di Hawaii, yang sebel karena gulanya ga gitu laku lagi di Amerika (karena orang2 amerika emoh beli gula asal hawai yang notabene mahal karena udah dikenain ini-itu) sadar bahwa satu-satunya cara untuk menghapuskan tarif yang tinggi bagi gula mereka adalah “BERGABUNG DENGAN AMERIKA”.
Si Lili ini, dia adalah yang mulia ratu Hawaii dengan seabreg power di pulaunya. Karena masalah tarif impor yang ditetapkan oleh AS, rakyatnya si Lili ini malah berontak dan menggulingkan dia dari kekuasaannya (dengan dukungan amerika juga tentunya, hehe). Nah, karena konflik yang makin panas, akhirnya Amerika ngedataengin tuh tentara-tentaranya dengan alasan ‘menjaga Hawaii dari ertumpahan darah, dan juga wat nglindungin WN USA yang tinggal di Hawaii.
Karena banyaknya personel US Marine di sana, akhirnya ya kekuatan militernya Kanjeng Lili jadi ga ada apa-apanya to ya… Dan pada 17/1/1893 akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba, kanjeng Lili dioverthrow dari singgasananya oleh rakyatnya sendiri. hahaha. Lili berharap, USA akan ngembalikan tahtanya setelah keadaan kondusif. Tapi ternyata enggak. Haha. Amiriki malah menetapkan hawai ‘under protectorate of USA’. Yah, begitulah sekelumit kisah. maaf kalo ga menarik, ga nyambung, tulisannya ga nggenah… karena yang nulis sendiri belum bobo setelah semaleman kerja rodi… huuuaaaaaahhh.. ngantuk ni.
btw ni dari wikipedia “In 1993, a joint Apology Resolution regarding the overthrow was passed by Congress and signed by President Clinton, apologizing for the overthrow of the Hawaiian Kingdom.[25] It is the first time in American history that the United States government has apologized for overthrowing the legitimate government of a sovereign nation.”
dicuplik dikit dari http://www2.dw-world.de/indonesia/Tagesthema/1.198406.1.html + bumbu2 cerita dari Mirwan